Random Photo
Online Radio
Multimedia
Video

Video: 0
Music

Music: 25
Online Stats
Guests online: 1


user today: 37
user online: 1
Max. onlinerecord: 18
Max. per day: 860
user yesterday: 95
user month: 1252
Entire users: 168263

last 24h:
























Latest News
Hikayat Bunga Kemuning
 

articles: Kemuning1.gif Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang puteri yang cantik-cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana. Tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya, karena itu ia tidak mampu untuk mendidik anak-anaknya. Istri sang raja sudah meninggal dunia ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Puteri-puteri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Pertengkaran sering terjadi diantara mereka.

Kesepuluh puteri itu dinamai dengan nama-nama warna. Puteri Sulung bernama Puteri Jambon. Adik-adiknya dinamai Puteri Jingga, Puteri Nila, Puteri Hijau, Puteri Kelabu, Puteri Oranye, Puteri Merah Merona dan Puteri Kuning, Baju yang mereka pun berwarna sama dengan nama mereka. Dengan begitu, sang raja yang sudah tua dapat mengenali mereka dari jauh. Meskipun kecantikan mereka hampir sama, si bungsu Puteri Kuning sedikit berbeda, Ia tak terlihat manja dan nakal. Sebaliknya ia selalu riang dan dan tersenyum ramah kepada siapapun. Ia lebih suka bebergian dengan inang pengasuh daripada dengan kakak-kakaknya.

Pada suatu hari, raja hendak pergi jauh. Ia mengumpulkan semua puteri-puterinya. "Aku hendak pergi jauh dan lama. Oleh-oleh apakah yang kalian inginkan?" tanya raja. "Aku ingin perhiasan yang mahal," kata Puteri Jambon. "Aku mau kain sutra yang berkilau-kilau," kata Puteri Jingga. 9 anak raja meminta hadiah yang mahal-mahal pada ayahanda mereka. Tetapi lain halnya dengan Puteri Kuning. Ia berpikir sejenak, lalu memegang lengan ayahnya. "Ayah, aku hanya ingin ayah kembali dengan selamat," katanya. Kakak-kakaknya tertawa dan mencemoohkannya. "Anakku, sungguh baik perkataanmu. Tentu saja aku akan kembali dengan selamat dan kubawakan hadiah indah buatmu," kata sang raja. Tak lama kemudian, raja pun pergi.

Selama sang raja pergi, para puteri semakin nakal dan malas. Mereka sering membentak inang pengasuh dan menyuruh pelayan agar menuruti mereka. Karena sibuk menuruti permintaan para puteri yang rewel itu, pelayan tak sempat membersihkan taman istana. Puteri Kuning sangat sedih melihatnya karena taman adalah tempat kesayangan ayahnya. Tanpa ragu, Puteri Kuning mengambil sapu dan mulai membersihkan taman itu. Daun-daun kering dirontokkannya, rumput liar dicabutnya, dan dahan-dahan pohon dipangkasnya hingga rapi. Semula inang pengasuh melarangnya, namun Puteri Kuning tetap berkeras mengerjakannya.

articles: kemuning2.gif Kakak-kakak Puteri Kuning yang melihat adiknya menyapu, tertawa keras-keras. "Lihat tampaknya kita punya pelayan baru,"kata seorang diantaranya. "Hai pelayan! Masih ada kotoran nih!" ujar seorang yang lain sambil melemparkan sampah. Taman istana yang sudah rapi, kembali acak-acakan. Puteri Kuning diam saja dan menyapu sampah-sampah itu. Kejadian tersebut terjadi berulang-ulang sampai Puteri Kuning kelelahan. Dalam hati ia bisa merasakan penderitaan para pelayan yang dipaksa mematuhi berbagai perintah kakak-kakaknya.

"Kalian ini sungguh keterlaluan. Mestinya ayah tak perlu membawakan apa-apa untuk kalian. Bisanya hanya mengganggu saja!" Kata Puteri Kuning dengan marah. "Sudah ah, aku bosan. Kita mandi di danau saja!" ajak Puteri Nila. Mereka meninggalkan Puteri Kuning seorang diri. Begitulah yang terjadi setiap hari, sampai ayah mereka pulang. Ketika sang raja tiba di istana, kesembilan puteri nya masih bermain di danau, sementara Puteri Kuning sedang merangkai bunga di teras istana. Mengetahui hal itu, raja menjadi sangat sedih. "Anakku yang rajin dan baik budi! Ayahmu tak mampu memberi apa-apa selain kalung batu hijau ini, bukannya warna kuning kesayanganmu!" kata sang raja.

articles: kemuning3.gif Raja memang sudah mencari-cari kalung batu kuning di berbagai negeri, namun benda itu tak pernah ditemukannya. "Sudahlah Ayah, tak mengapa. Batu hijau pun cantik! Lihat, serasi benar dengan bajuku yang berwarna kuning," kata Puteri Kuning dengan lemah lembut. "Yang penting, ayah sudah kembali. Akan kubuatkan teh hangat untuk ayah," ucapnya lagi. Ketika Puteri Kuning sedang membuat the, kakak-kakaknya berdatangan. Mereka ribut mencari hadiah dan saling memamerkannya. Tak ada yang ingat pada Puteri Kuning, apalagi menanyakan hadiahnya. Keesokan hari, Puteri Hijau melihat Puteri Kuning memakai kalung barunya. "Wahai adikku, bagus benar kalungmu! Seharusnya kalung itu menjadi milikku, karena aku adalah Puteri Hijau!" katanya dengan perasaan iri.

articles: kemuning4.gif Ayah memberikannya padaku, bukan kepadamu," sahut Puteri Kuning. Mendengarnya, Puteri Hijau menjadi marah. Ia segera mencari saudara-saudaranya dan menghasut mereka. "Kalung itu milikku, namun ia mengambilnya dari saku ayah. Kita harus mengajarnya berbuat baik!" kata Puteri Hijau. Mereka lalu sepakat untuk merampas kalung itu. Tak lama kemudian, Puteri Kuning muncul. Kakak-kakaknya menangkapnya dan memukul kepalanya. Tak disangka, pukulan tersebut menyebabkan Puteri Kuning meninggal. "Astaga! Kita harus menguburnya!" seru Puteri Jingga. Mereka beramai-ramai mengusung Puteri Kuning, lalu menguburnya di taman istana. Puteri Hijau ikut mengubur kalung batu hijau, karena ia tak menginginkannya lagi.

Sewaktu raja mencari Puteri Kuning, tak ada yang tahu kemana puteri itu pergi. Kakak-kakaknya pun diam seribu bahasa. Raja sangat marah. "Hai para pengawal! Cari dan temukanlah Puteri Kuning!" teriaknya. Tentu saja tak ada yang bisa menemukannya. Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, tak ada yang berhasil mencarinya. Raja sangat sedih. "Aku ini ayah yang buruk," katanya." Biarlah anak-anakku kukirim ke tempat jauh untuk belajar dan mengasah budi pekerti!" Maka ia pun mengirimkan puteri-puterinya untuk bersekolah di negeri yang jauh. Raja sendiri sering termenung-menung di taman istana, sedih memikirkan Puteri Kuning yang hilang tak berbekas.

articles: kemuning5.gif Suatu hari, tumbuhlah sebuah tanaman di atas kubur Puteri Kuning. Sang raja heran melihatnya. "Tanaman apakah ini? Batangnya bagaikan jubah puteri, daunnya bulat berkilau bagai kalung batu hijau, bunganya putih kekuningan dan sangat wangi! Tanaman ini mengingatkanku pada Puteri Kuning. Baiklah, kuberi nama ia Kemuning.!" kata raja dengan senang. Sejak itulah bunga kemuning mendapatkan namanya. Bahkan, bunga-bunga kemuning bisa digunakan untuk mengharumkan rambut. Batangnya dipakai untuk membuat kotak-kotak yang indah, sedangkan kulit kayunya dibuat orang menjadi bedak. Setelah mati pun, Puteri Kuning masih memberikan kebaikan.


Moral :
Kebaikan akan membuahkan hal-hal yang baik, walaupun kejahatan sering kali menghalanginya.



* Sumber :
e-SmartSchool

Comments
No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.
Latest Downloads
Sibandel Bambo 428
Kuas Ajabi 388
Hari Sial Kidi 364
Dunia Mewarnai Anak Sekolah Minggu 397
Dunia Mewarnai Anak 418
13 Kerajaan 392
Kartu 13 Caspa 333
Mobil Balap Ketik v0.30 378
Cherry Days 327
Mobil Kebut 386
Campus Fighter Turbo 318
Garuda Jetz v1.25 332
Bambo Bledhar 324
Sekolah Gambar 348
Misteri Raja Pocong 432
Magical Cangkul 395
Puzzle Master DivineKids 359
Siege Arm 379
Games Pemilu 2004 507
Misi Besar Divine Edu 567
Monster Jahat Buster 626
Kartu Kembar Variasi 672
Divine Jets Beta 696
Kartu Kembar DK Multi Bahasa 711
Kartu Kembar DK Alpha 695
Berhitung Keren DK 830
Catur Divinekids 803
Kuis Kata Divinekids 777
Dadu 796
Petualangan Divinekids 829
Takbir 803
RBT Bodor 1483
Suara Toke 3609
Tone Rock 995
Soal-soal 862
Kisi-kisi Matematika 1492
Kisi-kisi Kimia 1052
Kisi-kisi Fisika 1633
Kisi-kisi Biologi 4931
Kimia 5578
B.Indonesia 3032
Fisika 3975
Biologi 5502
Orang Kaya Cek Pulsa 2233
Kumpulan Hadist 451
Kumpulan Hadist 594
Nokia Remix 728
Polisi 2590
RAP 879
Telepon Jadul 2046
Kodok 3412
Jangkrik 4963
Anak kucing 3176
Kucing & Anjing 3361
Aminaboye 1204
Burung 3748
Ayam 3138
Vagetos 483
Radja 373
Once 434
NIDJI 411
Drive 408
Gigi 567
Terjemah Al Quran 530
yasin.zip 495
shollu_3.04 506
JuzAmma 626
Proklamasi Indonesia 626
Lagu Kebangsaan Indonesia 682
lagu anak-anak versi midi 940
Ulang Tahun 870
Si Kancil 750
Semut Semut Kecil.zip 834
Sayonara.zip 704
Sayang Semuanya.zip 732
Satu Ditambah Satu 839
Rame-Rame 527
Potong Bebek 719
Pok Ame-Ame 838
Pelangi-Pelangi 841
Nina Bobo 821
Naik-Naik Ke Puncak Gunung 880
Naik Delman 792
Medley Ulang Tahun 769
Lihat Kebunku 831
Kukuruyuk 904
Kelinciku 752
Kasih Ibu 920
Helly 809
Dua Mata Saya 850
Du Di Dam 811
Burung kakatua 867
Bintang Kejora 748
Bintang Kecil 855
Bangun Tidur 931
Balonku 982
Render time: 0.09 seconds
209,720 unique visits
Powered by PHP-Fusion copyright © 2002 - 2010 by Nick Jones.
Released as free software without warranties under GNU Affero GPL v3.
September 2005
Femmy Salsabila.S